Monday, May 11, 2009

AYUH ANAK2 KU....



assalamualaikum....

buat anak2 ku, terutamanya form 4 an-nasyaat, 4 al-falah, 1 beta, 1 delta, 1 gamma & 1 alpha exam mid year dh x lama. mula 14 - 28 mei 2009 ni. dkt tu. so, cam biasalah, wat ulangkaji dan preparation sebaiknye ye... Ingat pesan saya.. nk jawab baca soalan elok2. untuk exam ni baca semua tajuk2 yang ustaz dh ajar tu. buat students 1 alpha jgn bmbg, walaupun ust.nor azean xde (dlm proses nk bersalin) xpe, ustaz akan gantikan kls kamu nanti. banyak kn b'doa kepadaNya.. i'Allah berjaya... bittaufiq wannajah....

* kalau de pe2 mslh, jupe je ustaz. jgn sgn2 ye.hehe.. kamu semua mmg xsgn pn :-) tnya lg byk adalah. hehehe

* selamat study ye..
all the best..

Wednesday, May 6, 2009

JaLaN Ku PuLaNg....

Tundukku malu didepanMu
kernaku insan berdosa
kuadukan sesalanku apakah kan Kau terima
kesunyian ini sedarkan diriku yang lena

Tinggalkan semalam yang nanah
lantas meratap hina kan ku pada sempurnaMu,
terpaut aku tak berpaling

Ku Bersyukur hanya padaMu tuhan kau temukan laluan bermula
Dan cintaMu bagai air di tandus sahara buatku melepas dahaga

suburkan cahaya menerangi langkahku
semaikan segala kiasan indah cintaMu

ku Bersyukur hanya padaMu tuhan kau temukan laluan bermula
Dan cintaMu bagai air di tandus sahara buatku melepas dahaga

Ku mohon kau tenangkan gusar hatiku yang rawan
bimbang Kau singkirkan taubatku
kurayu Kau hulurkan keampunanMu padaku
kelakku zalimi diriku

Ku Bersyukur hanya padaMu tuhan kau temukan laluan bermula
Dan cintaMu bagai air di tandus sahara buatku melepas dahaga

Janjiku padaMu abdikan seluruh jiwa
sehingga masanya kau seru hujung nyawaku

Ku Bersyukur hanya padaMu tuhan kau temukan laluan bermula
Dan cintaMu bagai air di tandus sahara buatku melepas dahaga

Tak temu dimanakah hentinya rayuan taubatku padaMu

Tuesday, May 5, 2009

HaNyUt....



Cipta dari segumpal darah,
Jelma seraut wajah,
Rahsia agungnya kudrat Tuhan,
Dan dihembuskannya nyawa,
Diikatkan janji tunduk hanya kepada-Nya.

Namun hakikatnya hidup,
Sarat pesona dusta,
Dugaan tuk menguji kehambaan,
Tiada tempat berlindung dari fitnah dunia,
Selain perlindungan-Nya.

Berkurun terukir sejarah alpa,
Manusia dihanyut indah yang fana,
Terlupa pada fitrah wujudnya,
Hanya ditaraf hamba.

Tenggelam pada bisikan dunia,
Tak sedar langkahmu tika sengsara,
Tergoda pada hasut sengketa,
Lebur fatamorgana.

Telah disuluhkan laluan,
Diberi segala pedoman,
Teriring akal dan fikiran,
Mengapa kehilangan?

Telah tertulis pengakhiran,
Pada selembar takdir insan,
Jiwa yang penuh penyerahan,
Itu yang dijanji syurga,
Itu yang dijanji syurga.

Sunday, May 3, 2009

BiCaRa TeNtAnG cinta...

Salahkah ku mendambakan seorang putri,
Dan pasti ku mengharap yg setia disisi,
Teman kala ku kedukaan,
Memberikan daku cahaya sinari kehidupan...

Walau ku tahu segala suratan Esa,
Ku pohon kesetian pemberi inspirasi,
Pengubat jiwa yang sepi,
Agar dapat ku kecapi,
Indahnya hidup ini...

Usah ada rasa sangsi,
Saling faham dan mengerti,
Sinar bahgia menanti,
Pendorong penguat jiwa,
Dalam melayar bahtera,
Pasti tenang jika kau disisi..

Selagi masih aku terdaya,
Menuturkan kata-kata,
Kan ku bicarakan yang sesungguhnya,
Di hati ini dikau saja,
Yang bertahta dijiwa,
Insan yg ku kasihi
Dikau lah yg ku sayangi..

Langkah Tercipta....

Semalam aku kelukaan
Kecewa kehampaan
Mencalar ketabahan
Impian seringku harapkan menjadi kenyataan
Namun tak kesampaian

Allah…
Inginku hentikan langkah ini
Bagaikan tak mampu untuk ku bertahan
Semangat tenggelam lemah daya
Haruskah aku mengelamun jiwa
Ku berbisik inilah dugaan

Dan langkahku kini terbuka
Pada hikmah dugaan uji keimanan
Dan dilontarkannya ujian diluar kekuatan setiap diri insan

Allah…
Pimpini diriku
Untuk bangkit semula meneruskan langkah perjuangan ini
Cekalkan hati dan semangatku
Kurniakan ketabahan........
Agar mimpi jadi nyata..
padaMu ku meminta

Dan ku mohon agung kudratMu
Wahai Tuhan Yang Satu
Segalanya dariMu

Wednesday, April 29, 2009

Ya Allah... tabahkan hatiku....

Ya Allah, perjalanan kian jauh namun hakikatnya sudah hampir ke destinasi akhir usia, usiaku hari demi hari kian berlalu pergi. Di manakah daku? Sesungguhnya daku yakini bahwa Allah tidak membebankan sesuatu kaum itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Pertemuan dan perpisahan adalah suatu ilmu untuk kukutip. Dalam perjalanan mencariMu ya Allah, daku hampir tewas dan aku kini merayu syahdu di pinggir doaku, agar ada waktu yang tersisa ini dapat kuatur untuk hampir padaMu. Daku akui kelemahan diri ini ya Allah, daku benar-benar lemah, tolonglah daku ya Allah! Di saat daku berdiri teguh di sisi sahabat dan keluarga, rupa-rupanya didepanMu, daku umpama sungai yang kekeringan. Sungai yang kekeringan air cintaMu, berikan daku sedikit air cintaMu. Sesungguhnya daku dahaga di padang pasir duniawi. Ya Allah, kurniakan daku sahabat-sahabat dan pendamping hatiku insan-insan yang mendekatkan ku kepadaMu.

Perpisahan itu juga sebuah ilmu untukku. Sahabat, perpisahan adalah sebuah memori, walau entah dengan siapa kita pernah memberi dan menerima kenangan itu. Tapi yang pasti…. bagi siapa yang pernah memberi dan menerima kenangan bersamaku, akan ku abadikan ia sebagai lakaran sebuah lukisan ujian dari Allah buat diriku. Sedikit pun tak pernah terlintas difikiranku akan melukiskan sebuah kenangan yang tragis, penuh emosi, penuh kekecewaan, pengorbanan yang tak berbalas, cinta yang tidak kesampaian, hidup yang tersia-sia, kesetiaan yang tak dihargai.. di manakah daku ya Allah? Apabila ku kutip semula FirmanMu… di dalam ayat-ayatMu memberikan daku jawapan atas semua itu, di sebalik semua itu air mataku menjadi kekeringan. Walau air mata ini hakikatnya sudah tiada lagi, yang ada hanya air mata di hati yang tak terlihatkan. Doa kudus ku berikan dari jauh untuk semua insan di luar sana. Semoga rahmat Allah memayungi hati kita. Membuka hati-hati agar lebih kenal akan cinta Allah dan dunia yang cuma sekadar alam fana ini.

"Wahai diriku, bersabarlah..janganlah berputus asa dalam kehidupan ini. Allah itu dekat, terlalu dekat dari urat lehermu. Jika engkau tidak mendapat apa yang engkau inginkan mungkin Allah akan menggantikan engkau sesuatu pengganti yang lebih baik." Allah tahu, tetapi engkau tidak tahu apa yang ada di depanmu. Kesatlah air matamu itu, gantikannya dengan senyuman penawar hati di setiap musibah itu. selalulah menyebut Alhamdulillah….Wahai diriku, Allah sayang padamu, dia tahu apa saja keburukan dan kebaikan untukmu, jadi terimalah seadanya takdir PenciptaMu itu. Yakini dan berdoa agar diberikan terbaik dalam hidupmu dna itulah yang terbaik apabila terjadi sesuatu ketetapan.

Ya Allah…. tiadakah sedikit kebahagiaan buatku. Kusedari diri ini penuh dosa, penuh kesalahan dan kekhilafan. setiap waktu ku ingin insafi diri…ku sedar ku tak layak utk syurgaMu, namun kuharapkan mahgfirah dan kasih sayangMu selalu ada dihatiku. Ya Allah, Adakah kerana kebaikan itu daku tak mampu memiliki secebis kebahagiaan dalam hati ini. Ku Cuma inginkan sedikit dan setitis kebahagian itu akan terbit utkku satu hari nanti. Walau setitis cuma, aku amat menghargainya wahai Pencipta hati.

"Wahai Pencipta hati, daku redha akan takdirMu. Di sebalik ini semua daku bersyukur padaMu Ya Rabbi. Syukur ku panjat atas segalanya. Daku kini mengerti… sifat sebagai hambaMu, daku sekadar berusaha, sabar… dan jangan sekali berputus asa, segala natijah dan keputusan hanya Allah yang berhak memutuskan dan mengetahui yang terbaik untuk diri setiap manusia. Jalan terakhir hanya berdoa. DIA Maha Tahu apa yang berlaku dihadapan sana. Cuma.. bagaimana kita ingin menghadapi dugaan hati selepas sesuatu hajat kita tidak kesampaian. Ya Allah! Lemahnya diriku ini rupa-rupanya.

Buat insan yang pernah memberi dan menerima kenangan bersamaku atau bersama insan-insan lain, sesungguhnya kenangan suka atau duka itu adalah sebuah ujian dari Allah utk hati kita. Segala emosi yang lahir adalah merupakan dugaan untuk hati. Kekadang saat kita teruji syaitan telah memainkan jarum memarakkan suasana, dan di saat itu kita terlupa. Astaghfirullahal’azim..sesungguhnya aku telah menzalimi diri sendiri. Wahai diriku, janganlah kecewa atau putus asa, orang beriman apabila terlupa ia akan segera kembali kepada Tuhan, itulah fitrah kejadian manusia….jadikanlah esok adalah hari yang terbaik untuk ku bina hati yang baru bersamaMu.

aKu ReDhA....

setiap kali... segala yang berlaku pasti ada hikmahNya....

setiap kali... segala yang berlaku pasti ada hikmahNya....

setiap kali... segala yang berlaku pasti ada hikmahNya....

setiap kali... segala yang berlaku pasti ada hikmahNya....


hanya padaMu ku berserah ya Allah....